Skip to main content

Kisah Nabi Sulaiman dan anak yang berbakti kepada orang tuanya

 



Kisah Nabi Sulaiman dan anak yang berbakti kepada orang tuanya adalah salah satu kisah yang menginspirasi. Dalam kisah tersebut, Nabi Sulaiman meminta Allah SWT memberinya pemerintahan yang adil. Allah memberinya kemampuan untuk memahami bahasa binatang, serta kebijaksanaan yang luar biasa.

Salah satu kisah yang terkenal adalah ketika Nabi Sulaiman bersama pasukan binatangnya melewati lebah-lebah yang sedang berkumpul. Salah seorang lebah kemudian memberi tahu yang lain bahwa mereka harus bergegas masuk ke sarang mereka karena Nabi Sulaiman dan pasukannya akan melewati tempat itu. Kisah ini menunjukkan kebijaksanaan dan pemahaman Nabi Sulaiman terhadap alam semesta.

Adapun tentang anak yang berbakti kepada orang tuanya, dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa anak Nabi Sulaiman yang bernama Syiblum menjadi contoh anak yang sangat patuh dan berbakti kepada kedua orang tuanya, walaupun dia juga memiliki keistimewaan yang luar biasa karena merupakan anak seorang nabi.


Syiblum, anak Nabi Sulaiman, adalah contoh anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya. Meskipun dia adalah anak seorang nabi dan memiliki keistimewaan yang luar biasa, dia tetap memperlihatkan ketaatan dan penghormatan kepada kedua orang tuanya.

Dalam kisah yang terkenal, Syiblum pernah menemani Nabi Sulaiman dalam perjalanan ke suatu tempat. Ketika mereka sampai di sebuah sungai, Nabi Sulaiman melihat sekelompok orang berjalan di atas air, sedangkan Syiblum memilih untuk berjalan di bawah air. Nabi Sulaiman heran dengan pilihan anaknya dan bertanya mengapa dia tidak mengikuti cara orang lain. Syiblum menjawab dengan penuh hormat bahwa dia takut mencoba hal yang belum diperintahkan oleh Nabi Sulaiman, sementara yang lain mungkin berusaha menunjukkan kehebatan mereka. Ini menunjukkan kesetiaan Syiblum kepada Nabi Sulaiman dan ketaatannya terhadap ajaran dan petunjuk ayahnya.

Kisah ini mengajarkan pentingnya penghormatan, ketaatan, dan bakti anak kepada orang tua, bahkan dalam keadaan di mana anak tersebut memiliki keistimewaan atau kelebihan tertentu.


 Selain kisah yang telah disebutkan, ada contoh lain yang menunjukkan betapa berbaktinya Syiblum kepada orang tuanya, khususnya ayahnya, Nabi Sulaiman.

Dalam suatu peristiwa, ketika Nabi Sulaiman sedang mengadakan majelis kerajaan di istananya, tiba-tiba Syiblum memasuki ruangan itu dengan tangan kanannya yang terbalut perban. Nabi Sulaiman segera bertanya apa yang terjadi. Syiblum menjawab bahwa dia telah terluka ketika sedang menunggang kuda. Nabi Sulaiman merasa sedih dan bertanya mengapa dia tidak menggunakan kekuatan ajaib untuk menyembuhkan luka tersebut. Syiblum dengan rendah hati menjelaskan bahwa dia tidak ingin menyalahgunakan kekuatan tersebut dan lebih memilih untuk mengobati luka dengan cara alami. Ini menunjukkan kesederhanaan, ketaatan, dan rasa hormat yang tinggi yang dimiliki oleh Syiblum terhadap ayahnya.

Contoh ini memperkuat kisah tentang betapa berbaktinya Syiblum kepada orang tuanya, terutama dalam hal penghormatan, ketaatan, dan kesederhanaan.

Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi?

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Semakin tua dunia ini semakin hijau royo royo, menjadikan orang terus mempersungguh mencari dunia. Sementara akhlaq dan agama makin jauh ditinggalkan padahal, "Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Kemajuan teknologi mengiringi gemerlapnya dunia. Mengiyakan semua kehendak manusia. Orang dibuat bangga dengan barang baru. Dulu orang bepergian naik onta atau naik kuda, sekarang orang bepergian pakai mobil dari mobil mewah, kapal pesiar mewah, jet mewah dan semua tersedia dengan dilengkapi kemudahan dan kenyaman.Gilanya zaman paham maunya manusia. Sampai manusia terjun bebas didalamnya. Begitu juga dengan tempat tinggal, tidak cukup satu, sekarang orang punya rumah rumah mewah, untuk tempat tinggal, untuk istirahat, untuk bersenang senang dari rumah biasa sampai rumah bak istana yang gemerlapan yang assesorisnya aduhai membuat orang berdecak. Sarana prasarana juga ter...

Mencari tahu tentang Promol12

 Promol12 HPAI Promol12 Probiotik Mikro Organisme Lokal yang terdiri dari 12 Jenis MOL (Mikro Organisme Lokal) untuk pupuk, pakan ternak, pakan ikan, penghancur kotoran dll Nama Produk : Promol12 Harga Jual Konsumen : 250.000 Isi Kemasan : 1000 gram Berat Kemasan : 1025 gram Atau Beli Via SMS atau WA 085295270482 BELI Promol12 VIA SMS Pemakaian Promol Promol Untuk Kebutuhan Sehari-hari Promol memang sangat bagus digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak dan pupuk. Namun bukan hanya itu, banyak manfaat promol untuk keperluan sehari-hari. Luar biasa manfaatnya. APLIKASI PROMOL NO. 7: LARUTAN UNTUK BURUNG DAN HEWAN PELIHARAAN KECIL Mungkin ada yang suka memilihara burung, hamster, di rumahnya. Bahan-bahan :  1. Promol 1 gr 2. Wadah 3. Air 1 ltr Larutkan promol dalam wadah dng air trsb, aduk2 rata. Diamkan 1 jam, larutan siap di berikan untuk : a. Untuk minum b. Semprot pakan c. Semprot untuk mandi d. Semprot untuk bersihkan ka...