Skip to main content

Memahami Al-Qur'an Surah Abasa (Surah 80: Ayat 1-11)

  



 Pendahuluan


Surah Abasa (Surah 80) adalah salah satu surah Makkiyah yang terdiri dari 42 ayat. Nama "Abasa" berasal dari kata pertama ayatnya, yang berarti "bersungut-sungut". Surah ini mengandung pesan penting tentang sikap dan prioritas dalam dakwah serta perlunya menghargai setiap individu tanpa memandang status sosial.


 Tafsir Ayat 1-11


 Ayat 1-2

"Dia (Muhammad) bersungut-sungut dan berpaling, karena seorang buta datang kepadanya."


Ayat ini menggambarkan peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW menghadapi seorang lelaki buta, yaitu Abdullah bin Ummi Maktum. Pada saat itu, Nabi sedang berbicara dengan para pembesar Quraisy untuk mengajak mereka masuk Islam. Sikap Nabi yang berpaling menunjukkan betapa manusiawi beliau, meskipun hal ini dianggap kurang tepat dalam konteks dakwah.


 Ayat 3-4

"Bagaimana kamu tahu, mungkin dia ingin menyucikan dirinya, atau dia ingin menerima nasehat dan nasehat yang bermanfaat baginya."


Di sini, Allah mengingatkan Nabi bahwa setiap orang berhak mendapatkan perhatian, terutama mereka yang ingin belajar dan menyucikan diri. Ayat ini menegaskan pentingnya memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk mendapatkan hidayah.


 Ayat 5-7

"Adapun orang yang merasa cukup diri, maka engkau bersikap dengannya. Namun tidak ada kesalahan bagimu jika dia tidak ingin suci."


Allah menekankan bahwa orang-orang yang merasa cukup dan menolak petunjuk Allah tidak perlu dijadikan prioritas dalam dakwah. Sebaliknya, mereka yang rendah hati dan mencari kebenaran harus didorong dan diberi perhatian.


 Ayat 8-9

"Namun, orang yang datang kepadamu dengan penuh kesungguhan dan takut kepada Allah, engkau justru mengabaikannya."


Dalam ayat ini, Allah mengingatkan bahwa sikap mengabaikan orang-orang yang tulus dan rendah hati adalah suatu kesalahan. Ini menunjukkan bahwa dalam dakwah, kita harus memperhatikan mereka yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah.


 Ayat 10-11

"Sesungguhnya, ini adalah pengajaran. Maka, barang siapa ingin, ia dapat mengingatnya."


Akhirnya, Allah menyatakan bahwa Al-Qur'an adalah pengajaran yang dapat diambil oleh siapa saja. Pesan ini menekankan pentingnya merenungkan dan memahami wahyu sebagai panduan hidup.


 Sikap Nabi Muhammad SAW Setelah Menerima Wahyu


Setelah menerima wahyu ini, sikap Nabi Muhammad SAW terhadap Abdullah bin Ummi Maktum berubah dengan signifikan. Beliau menjadi lebih perhatian dan menghargai kehadiran Abdullah. Dalam beberapa hadis, Nabi berulang kali menyapa Abdullah dengan penuh kasih dan kehangatan. 


Setiap kali bertemu atau berpisah, Nabi Muhammad SAW sering mengucapkan, "Selamat datang, wahai Abdullah." Ini menunjukkan bahwa Nabi menghargai upaya Abdullah dalam mencari ilmu dan kebenaran, terlepas dari kondisi fisiknya. 


 Kesimpulan


Surah Abasa memberikan pelajaran berharga tentang sikap Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah, yaitu pentingnya memberi perhatian kepada semua lapisan masyarakat, terutama mereka yang mencari kebenaran. Allah mengingatkan kita untuk tidak terjebak pada penampilan atau status sosial seseorang, tetapi untuk mengutamakan niat dan kesungguhan dalam mencari ilmu dan hidayah. Sikap Nabi setelah menerima wahyu menunjukkan betapa pentingnya menghargai setiap individu, mengingat bahwa mereka semua memiliki potensi untuk mendapatkan petunjuk dan menjadi bagian dari komunitas yang lebih baik.

Comments

Popular posts from this blog

Tidak ada yang abadi di dunia ini

Tidak ada yang abadi di dunia ini Berbekallah, tidak ada yang abadi di dunia ini. semua akan ada akhirnya. Urusan dunia itu hanya mainan belaka. Ibarat orang berkuda di padang pasir, menemukan naungan dibawah pohon, dia berhenti berteduh. Tidak selamanya dia disitu, dia berteduh hanya sebentar beristirahat dan akan melanjutkan perjalanannya , dan segera pergi.Demikian naungan itu, gambaran dunia "yang kita singgahi"  yang kita hidup didalamnya, hanya sebentar. "innaa ja'alnaa maa 'alaa al-ardhi ziinatan lahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu 'amalaan" ( Q 18:7) "Sesungguhnya kami (Allah) menjadikan segala apa di bumi hanya sebagai hiasan , untuk mengetahui manakah diantara kalian yang baik amalannya.". Jadi manusia jangan salah faham, untuk apa dia terlahir jadi manusia. Diayat yang lain ( banyak ), Allah berfirman, "sabbaha lillaahi maa fii alssamaawaati wamaa fii al-ardhi wahuwa al'aziizu alhakiimu ( Q 61 :1 ) ...

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi?

"Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Semakin tua dunia ini semakin hijau royo royo, menjadikan orang terus mempersungguh mencari dunia. Sementara akhlaq dan agama makin jauh ditinggalkan padahal, "Fa aina tadzhabun", Maka mau kemana engkau pergi? Kemajuan teknologi mengiringi gemerlapnya dunia. Mengiyakan semua kehendak manusia. Orang dibuat bangga dengan barang baru. Dulu orang bepergian naik onta atau naik kuda, sekarang orang bepergian pakai mobil dari mobil mewah, kapal pesiar mewah, jet mewah dan semua tersedia dengan dilengkapi kemudahan dan kenyaman.Gilanya zaman paham maunya manusia. Sampai manusia terjun bebas didalamnya. Begitu juga dengan tempat tinggal, tidak cukup satu, sekarang orang punya rumah rumah mewah, untuk tempat tinggal, untuk istirahat, untuk bersenang senang dari rumah biasa sampai rumah bak istana yang gemerlapan yang assesorisnya aduhai membuat orang berdecak. Sarana prasarana juga ter...

Mencari tahu tentang Promol12

 Promol12 HPAI Promol12 Probiotik Mikro Organisme Lokal yang terdiri dari 12 Jenis MOL (Mikro Organisme Lokal) untuk pupuk, pakan ternak, pakan ikan, penghancur kotoran dll Nama Produk : Promol12 Harga Jual Konsumen : 250.000 Isi Kemasan : 1000 gram Berat Kemasan : 1025 gram Atau Beli Via SMS atau WA 085295270482 BELI Promol12 VIA SMS Pemakaian Promol Promol Untuk Kebutuhan Sehari-hari Promol memang sangat bagus digunakan untuk meningkatkan kualitas pakan ternak dan pupuk. Namun bukan hanya itu, banyak manfaat promol untuk keperluan sehari-hari. Luar biasa manfaatnya. APLIKASI PROMOL NO. 7: LARUTAN UNTUK BURUNG DAN HEWAN PELIHARAAN KECIL Mungkin ada yang suka memilihara burung, hamster, di rumahnya. Bahan-bahan :  1. Promol 1 gr 2. Wadah 3. Air 1 ltr Larutkan promol dalam wadah dng air trsb, aduk2 rata. Diamkan 1 jam, larutan siap di berikan untuk : a. Untuk minum b. Semprot pakan c. Semprot untuk mandi d. Semprot untuk bersihkan ka...