Skip to main content

Posts

Showing posts with the label menjaga keimanan

Menjaga Keimanan di Tengah Senang dan Susahnya Hidup

  Nasehat Islami Tentang Cobaan Dunia dan Keteguhan Hati Tidak semua ujian hidup datang dalam bentuk kesusahan. Kadang manusia justru diuji ketika sedang sehat, memiliki harta, berada dalam kemudahan, atau mendapat kedudukan tinggi di mata manusia. Karena itu menjaga keimanan di zaman sekarang menjadi perjuangan besar bagi setiap Muslim. Dunia semakin penuh godaan, sementara hati manusia mudah berubah. Tulisan ini sekadar nasehat dan pengingat untuk diri sendiri dan sesama Muslim agar tetap menjaga iman di tengah cobaan hidup, baik ketika susah maupun ketika senang. Hidup Dunia Adalah Tempat Ujian Allah SWT menjelaskan bahwa kehidupan dunia memang tempat ujian bagi manusia. QS. Al-Mulk : 2 الَّذِÙŠ Ø®َÙ„َÙ‚َ الْÙ…َÙˆْتَ ÙˆَالْØ­َÙŠَاةَ Ù„ِÙŠَبْÙ„ُÙˆَÙƒُÙ…ْ Ø£َÙŠُّÙƒُÙ…ْ Ø£َØ­ْسَÙ†ُ عَÙ…َÙ„ًا Artinya: “Yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” Setiap manusia akan diuji dengan keadaan yang berbeda-beda. Ada yang diuji dengan kekurangan, ada yang diuj...

Menjagalah pada Keimanan

Menjagalah pada Keimanan. Jagalah keimanan anda , jangan biarkan dia merana, tanpa diramut. Kalau dia diramut, dipupuk , dia akan bersinar menerangi cahaya hati anda, dia akan tubuh subur menemani anda mengharungi bahtera hidup ini. Hidup ini akan melaju terus tak terbendung sampai akhir zaman dalam dua sisi, baik dan buruk. Cahaya iman anda akan membimbing anda dalam koridor yang baik surgawi dan akan mengingatkan anda menjauhi dari hal hal yang buruk. Teringat akan pertanyaan Ummi Salamah kepada Rasulullah. "Wahai nabi, doa apa yang banyak kau pakai dalam doamu?" Rasulullah SAW bersabda ( menjawab) . "Ya muqolibal qulub, stabbit qolbi aladinik", kemudian Nabi melanjutkan sabdanya, : ya Ummi Salamah, sesungguhnya hati seorang hamba ( maksudnya keimanan ) dijepit oleh jari Allah yang tengah, ( kemudian mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya) seperti ini, " fa ma sya a aqoma wa ma sya a azaro", maksudnya bila Allah menghendaki keimannannya tegak, ya...

Manfaatkan bulan puasa untuk meningkatkan keimanan.

Manfaatkan bulan puasa untuk meningkatkan keimanan. Di bulan ini banyak orang yang berusaha untuk memperbaiki dirinya masing-masing. Buktinya, orang yang tadinya tidak pernah ke mesjid atau jarang pergi ke mesjid, kini berusaha meluangkan waktu beribadah ke mesjid. Sebagai muslim seharusnya wajib menetapi lima rukun Islam sebagai agama yang diyakininya. Di bulan puasa banyak orang menjalankan puasa, walaupun tadinya tidak pernah sembahyang. Pada hari biasa banyak orang yang tidak perduli dengan Alquran apalagi Alhadist ,pada bulan puasa ini setidaknya mereka mau mendengar. Bahkan banyak yang tidak mengerti apa itu alquran apa itu alhadist, mereka banyak tidak tau kalau itu adalah buku tuntunan sebagai Muslim, buku pedomannya dalam menetapi agama yang diyakininya. Ironi memang! Sementara kita menjunjung tinggi sila pertama Pancasila, Ketuhanan yang maha Esa dan diperkuat dalam Undang Undang Dasar 1945, tapi setiap hari media memberitakan pelanggaran moral, pembunuhan sadis, penyakit ...

Rukun, dan Menciptakan Kerukunan.

Ibarat kata pepatah rambut sama hitam tapi hati berlainan. Demikian itu keadaan perilaku manusia pada umumnya. Walau si manusia kelihatannya baik, tapi pendapat dan pikirannya berbeda beda. Rukun, dan menciptakan kerukunan adalah suatu hal sangat fundamental untuk dipahami dan diupayakan oleh semua pihak. Kita bisa lihat biar mereka berada dalam satu partai, tetap berselisih tanpa rukun , dan menciptakan kerukunan tak mungkin bersatu pasti gontok gontokan. Biar orang berada dalam satu etnis, tetap saja berbeda pendapat tanpa rukun dan menciptakan kerukanan tidak mungkin bersatu. Bahkan berada dalam satu agamapun tetap saja ribut, kadang kadang agamanya itu sendiri dipeributkan, aneh, begitu nyatanya, tanpa rukun, dan menciptakan kerukunan bisa bisa pemeluknya bisa murtad dari agamanya. Nah apabila dibawa ke scope nasional, lebih luas lagi permasalahan, beda suku, beda agama, beda kultur, beda geograpi wong deso wong kuto, beda pendidikan, beda harta tahta jadi cenderung aka...

Zuhud, apa zuhud?

Zuhud, apa zuhud , mengapa zuhud, apa mulianya sikap hati yang zuhud. Dunia makin lama semakin "hijau", segala apa kebutuhan duniawi  manusia tersedia, dengan mutu yang semakin fantastis. Kebutuhan jasmani rohani makin meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya, bagi masing masing diri. Sampai dimana tempat pemberhentian dari apa yang ingin dicapai? Tidak ada. Kecuali mati. Selagi dia bernafas, dia akan kejar dimanapun berada. Berbagai kemajuan dibidang teknologi selain membawa manfaat bagi kehidupan manusia juga membawa manfaat negatif. Kemaksiatan , kerusakan moral, pelanggaran-pelanggaran syariat agama justru semakin merajalela. Semuanya jadi cobaan berat bagi semua orang utamanya generus bangsa. Bagaimana realita ini menjadi tantangan orang yang punya moral, utamanya yang beriman. Selagi ketamakan kerakusan keserakahan dibiarkan berkembang, jangan heran kalau kriminalitas dimana mana disegala aspek kehidupan. Andaikata saja orang Indonesia yang mayoritas muslim mau m...

Di Neraka cuma sebentar?

Di Neraka cuma sebentar? Pendapat ini pasti mengherankan bagi yang belum pernah mendengar, atau belum pernah ketemu dengan "makhluk" yang ngomong seperti ini. Ternyata ada di dalam masyarakat yang berkembang pendapat yang" mengagumkan" ini. " Di neraka cuma sebentar nanti semua orang akhirnya masuk ke sorga", katanya. Siapa yang bilang! Inilah pendapat yang merusak. Urusan agama Allah, dibuat semau perutnya, tanpa dasar hukum. Sementara dikalangan masyarakat, orang melihat pakai tolak ukur pada status sosial yang bicara, kaya berpangkat berpendidikan. Kalau orang seperti itu yang bicara di telanlah mentah mentah, apalagi ditambah sudah pakai sorban  tiga meter kaya sorbannya orang afgan.Berapa lama di neraka atau sorga perhatikan dalil dibawah wayasta'jiluunaka bial'adzaabi walan yukhlifa allaahu wa'dahu wa-inna yawman 'inda rabbika ka-alfi sanatin mimmaa ta'udduuna [22:47] Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegera...

Menjaga keimanan

hmramly::Sekedar Informasi, Menjaga keimanan, Ahklakul karimah, budi  luhur,kesehatan,  l ansia sehat,Kesehatan Lansia, Psikologi Lansia, pasien  Geriatri dan Psikogeriatri, Gerontologi, aspek fisiologis, psikologis,  sosial, kultural, ekonomi,     anti-aging therapies  ,  berita berita. Mengaku iman pasti dicoba, Jadi  Orang kaya Cobaan, jadi orang miskin juga cobaan. Mengikat keimanan,  mempersungguh, mengagungkan, syukur dan berdoa,Ciptakan kerukunan mulai dari  keluarga sampai dalam bermasyarakat. Belajar menerampilkan bertuturkata  baik, Sabar keporo ngalah, Jujur dana amanah, tidak merusak kehormatan hak  asasi sesama, saling menghargai dan saling memperhatikan. Ciptakan generus  yang solih, alim dan faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri, serta punya  tobiat luhur, Jujur, amanah, rukun, kompak, kerjasama yang baik, mujhid  muzhid, wujudkan falsafah roda berputar, yang lemah dibantu, yang tidak ...

Selamat buat Presiden pilihan rakyat

hmramly::Sekedar Informasi, Menjaga keimanan, Ahklakul karimah, budi  luhur,kesehatan,  l ansia sehat,Kesehatan Lansia, Psikologi Lansia, pasien  Geriatri dan Psikogeriatri, Gerontologi, aspek fisiologis, psikologis,  sosial, kultural, ekonomi,     anti-aging therapies  ,  berita berita. Mengaku iman pasti dicoba, Jadi  Orang kaya Cobaan, jadi orang miskin juga cobaan. Mengikat keimanan,  mempersungguh, mengagungkan, syukur dan berdoa,Ciptakan kerukunan mulai dari  keluarga sampai dalam bermasyarakat. Belajar menerampilkan bertuturkata  baik, Sabar keporo ngalah, Jujur dana amanah, tidak merusak kehormatan hak  asasi sesama, saling menghargai dan saling memperhatikan. Ciptakan generus  yang solih, alim dan faqih, berakhlaqul karimah, dan mandiri, serta punya  tobiat luhur, Jujur, amanah, rukun, kompak, kerjasama yang baik, mujhid  muzhid, wujudkan falsafah roda berputar, yang lemah dibantu, yang tidak...